Total Tayangan Halaman

Tombak Pamor Junjung Drajat (TERMAHAR)

Salah satu pamor yang banyak dicari berbagai khalayak adalah pamor Junjung Derajat/Drajat. Dalam banyak kepercayaan masyarakat di Jawa, Pamor Junjung Derajat dipercaya sebagai simbol dan doa dari empu agar pemilik tosan aji yang menggunakan pamor tersebut akan mudah dalam mendapatkan kederajatan. Derajat juga berarti martabat, tingkatan dan pangkat.

Ada harapan kuat yang terpancar bahwa derajat berkorelasi dengan stratifikasi sosial dalam masyarakat. Dalam kultur Jawa, ada adigium yang menyatakan bahwa, "nak ora jajar ora biso jejer" yang berarti bisa tidak sejajar maka tidak bisa berdampingan. Hal ini menjadikan tingkatan sosial menjadi penting dalam pergaulan di masyarakat Jawa sejak dulu. Pada titik inilah, kederajatan menjadi harapan kuat dari setiap orang tua kepada anaknya, bahkan sejak dalam kandungan agar nantinya dapat naik martabat dan derajat dirinya, yang tentu saja akan mengangkat derajat keluarganya.

Entah sejak kapan muncul anggapan  bahwa mendapatkan derajat diasosiasikan dengan mendapatkan jabatan dalam pemerintahan dengan menjadi priyayi. Konsep inilah yang kemudian terus berkembang hingga kini, sehingga kebanyakan pencari tosan aji yang berpamor junjung drajat biasanya adalah  para pegawai baik di pemerintahan maupun swasta.


Pamor: Junjung drajat
Panjang bilah: 43 cm
Panjang dg landeyan: 75 cm
Kayu: Jati

Mahar: Rp. 2.000.000

SMS/WA/Telf: 081805611599



Komentar

Postingan Populer