Total Tayangan Halaman

Punya Rangka #Sungging itu Baru Luar Biasa


Banyak yang bertanya, apa sih sebenarnya sungging atau sunggingan itu? sungging adalah teknik pelukisan pada warangka keris. Bahasa mudahnya adalah melukis warangka keris dan tosan aji. Penyungging adalah orangnya, orang yang melakukan pekerjaan melukis pada media warangka keris dan tosan aji. Selama ini orang hanya mengenal teknik sungging pada media warangka keris semata, padahal ndak, banyak media warangka tosan aji lainnya seperti landeyan tombak, warangka tombak, jagrak, dan berbagai aksesori yang terbuat dari kayu. Bicara sunggingan adalah bicara mengenai estetika atau keindahan tingkat tinggi. Memiliki warangka sunggingan pada jaman dahulu juga merupakan penanda tatanan derajad kedudukan sosial kita di masyarakat. Tidak semua orang boleh memiliki warangka sunggingan. Warangka sunggingan lebih dikhususkan untuk raja dan kerabatnya. Mengapa? karena sunggingan dianggap sebagai representasi kemakmuran, kejayaan dan kedudukan sosial yang tinggi. Selain itu, menikmati warangka sunggingan juga berarti menikmati estetika tertinggi, maka hanya boleh dilakukan orang keraton. Itulah mengapa sejak jaman dulu, memiliki warangka sunggingan terutama di Kasunanan Surakarta merupakan hal keren. Bahkan banyak pembesar yang bila belum memiliki sunggingan yang bagus akan sangat malu. 

Dalam hal tingkat sosial, yang membedakan antar strata sosial satu dengan lainnya dalam hal kepemilikan sunggingan dibedakan berdasarkan dari warna dasar atau motif lukisannya. Motif sungging banyak ragamnya, tetapi pada umumnya terdiri dari motif fauna ( hewan) dan flora (tumbuhan). Setidaknya, terdapat 3 motif klasik yang berkembang di Solo sejak jaman dahulu hingga sekarang, yakni motif alas–alasan, modang, poleng. Namun, dalam perkembangannya ada juga motif lain di luar itu yang saat ini dapat dikembangkan sesuai keinginan. Dan dalam hal ini, Galeri Omah Nara siap memfasilitasi keinginan para pecinta keris dan tosan aji untuk memiliki warangka sungging yang baik, sesuai dengan pakem, maupun juga yang kontemporer bergantung pada impian masing-masing orang.

Nah kembali pada soal warangka sungging dan peruntukannya dalam tradisi keraton pada jaman, ada semacam ketentuan bagi pemakai warangka sunggingan sebagai berikut:
1.     Raja: Warangka disungging dengan motif khusus dilengkapi pendok kemalo merah. Dalam hal ini ada yang pernah menyampaikan motif khusus yang dimaksud adalah motif alas-alasan ataupun motif tertentu pesenan raja. Mengapa motif alas-alasan? karena dalam maknanya, motif alas-alasan yang menggambarkan kehidupan di hutan menggambarkan kehidupan semesta, manusia dan isinya. Menguasai hutan = berkuasa. Maka pilihan motif ini seringkali dipakai oleh raja.
2.     Pangeran putra dan pangeran cucu: warangka diberi dasar prada kuning emas kemudian disungging dengan motif khusus, dan dilengkapi dengan pendok kemalo merah.
3.     Abdi dalem berpangkat bupati: warangka diberi dasar warna putih kemudian disungging dengan dilengkapi pendok kemalo warna hijau.
4.     Abdi dalem berpangkat penewu dan mantri : warangka diberi dasar warna hijau kemudian disungging dan tidak diperkenankan memakai pendok kemalo.
5.     Abdi dalem lurah dan tingkat dibawahnya: warangka diberi warna dasar biru kemudian disungging dan tidak diperkenankan  memakai pendok kemalo.


Harus diakui, karena saking sakralnya pemakai dan koleksi warangka sunggingan maka pembelajaran soal warangka sunggingan juga masih sangat terbatas. Namun dari pengamatan dan riset saya selama ini, berbagai bentuk motif dan symbol yang digambarkan baik berupa relief, motif flora, fauna, dan berbagai motif yang ada mengandung nilai dan falsafah yang tinggi. Kalau kita boleh bilang, sunggingan mampu menggambarkan hubungan manusia, alam seisinya dengan Sang Pencipta.  Hal inilah yang sulit kita lakukan atau buat pada warangka biasa yang ada saat ini. Simbol yang dilukiskan akan memperjelas dan menggambarkan keindahan estetika tinggi yang dibalut dengan nilai falsafah yang luhur. Jadi, bisa saya simpulkan, orang yang punya warangka sunggingan adalah yang sadar dan penikmat estetika yang baik. Maka, punya rangka #sunggingan itu luar biasa. Setuju? hehehe 

Bagi yang ingin berkonsultasi dan memesan warangka sunggingan yang bagus, lain daripada yang lain, motif khusus untuk personal, silahkan hubungi via WA ke: 081805611599.  InsyaAllah Galeri Omah Nara selalu berikan kualitas terbaik dalam setiap pengerjaannya ^_^


Komentar

Postingan Populer